Sebuah Keprihatinan Mendalam Seorang Haryadi Baskoro

Saya sungguh prihatin melihat kebobrokan yang terjadi dalam diri bangsa ini. Tetapi, kalau sebuah masyarakat atau bangsa bobrok, itu dapat dimaklumi, sebab manusia-manusia yang belum percaya pada Yesus pada hakikatnya berdosa. Manusia sudah rusak moralnya, total depravity.

Tetapi, kalau Gereja Tuhan, orang-orang percaya – umat dan hamba-hamba Tuhan – mengalami kebobrokan demi kebobrokan, itu sungguh memprihatinkan. Dan, inilah yang terjadi, yang tidak disadari dan sering ditutup-tutupi.

Tulisan ini sama sekali – sekali lagi: sama sekali – tak hendak membongkar kebobrokan-kebobrokan dalam diri Gereja Tuhan. Tak bermaksud menghakimi dan mendiskreditkan siapa pun. Saya sangat mengasihi dan menghormati setiap orang percaya dan setiap hamba Tuhan. Tulisan ini lebih merupakan kumpulan renungan-renungan Alkitabiah yang bersifat introspektif dan evaluatif: sebuah otokritik.

Gereja Kristen sejak Reformasi Martin Luther pada abad ke-16 terus berkembang. Hal itu luar biasa sekali dan jelas-jelas merupakan karya Roh Kudus. Namun, dalam perubahan dan perkembangan itu, yang tidak kita sadari, ada banyak hal yang menyimpang dan bahkan menyesatkan. Terjadi banyak kemerosotan, penduniawian, dan pembusukan dalam diri Tubuh Kristus.

Kalau kita lihat apa yang Tuhan kerjakan atas jemaat-jemaat di era Perjanjian Baru, sebenarnya adalah: EVALUASI. Kita lihat bagaimana Paulus mengevaluasi kehidupan jemaat di Korintus. Paulus bahkan sangat vulgar dalam memberi kritik dan teguran. Paulus juga lugas menilai bahwa jemaat di Korintus, yang meskipun penuh karunia illahi, tetapi masih duniawi dan belum sama sekali rohani (1 Kor 3). Dalam kitab Wahyu juga dicatat bagaimana Yesus sendiri mengevaluasi kehidupan rohani 7 jemaat, di Efesus, Sardis, Filadelfia dan seterusnya. Semuanya dievaluasi. Semua diberi penilaian secara obyektif. Ya, EVALUASI itu sangat penting.

Yesus adalah SANG GURU. Dia bukan hanya mendidik, melatih, dan menguji. Dia juga mengevaluasi setiap proses belajar. Kita lihat sendiri bagaimana Injil-Injil mencatat Yesus mengevaluasi Petrus, Thomas, dan semua murid-Nya. Kalau mereka kurang iman, Yesus jujur menilai bahwa mereka kurang iman. Kalau mereka masih lemah dalam hal ini dan itu, Yesus tidak tanggung-tanggung mengevaluasi secara obyektif. Bahkan tak jarang Yesus menegur keras karena kebodohan-kebodohan para murid-Nya.

Bagaimana dengan Gereja sekarang? Menurut saya ada dua jenis ”roh” yang menghinggapi orang-orang kristen sekarang. Pertama, ”roh kritik”. Orang Kristen yang dikuasai roh ini, cirinya hanya suka mengkritik, suka mencaci, negative thinking, melihat sisi jeleknya saja. Kedua, ”roh anti-kritik”. Orang Kristen – jemaat dan pemimpin Kristen – yang dihinggapi roh jenis ini cirinya adalah tidak mau dikritik, tidak mau dievaluasi dan tidak mau mengevaluasi diri. Kedua jenis ”roh” ini sama berbahayanya!

Pembaruan Gereja terjadi ketika ”sikap kritis” itu muncul. Martin Luther menjadi pembaharu Kristen karena ia bersikap kritis terhadap perkembangan yang ada. Lalu ia pun berani mengkritisi sampai pembaruan pun muncul. Sekarang gereja-gereja baru bermunculan, aliran-aliran kristen baru bermunculan, tetapi seringkali bukan karena proses evaluasi namun sarat dengan kepentingan ”politik pelayanan” dan ”kapitalisme pelayanan”. Sungguh memprihatinkan….

ALAMAT E-MAIL HARYADI BASKORO

haryadibaskoro@yahoo.com

INFO PELAYANAN HARYADI BASKORO

www.hbce.wordpress.com

VERSI LEAFLET EDISI MEI 2012

VERSI LEAFLET EDISI MEI 2012

VERSI LEAFLET EDISI MEI 2012

VERSI LEAFLET EDISI MEI 2012

VERSI LEAFLET EDISI MEI 2012

VERSI LEAFLET EDISI MEI 2012

VERSI LEAFLET EDISI JUNI 2012

x

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s